Alat Kontrasepsi Spiral

alat-kb-spiralSpiral atau IUD merupakan alat kontrasepsi yang diletakllan ditengah-tengah rahim wanita. Alat KB spiral in berbentuk T, panjangnya kira-kira 3-4 cm, di ujungnya ada benag/string. Bahan spiral ada yang dilapisi tembaga dan ada pula yang dilapisi hormon progesteron.

Banyak cara untuk melakukan pengendalian kehamilan. Namun, kita harus benar-benar berhati-hati dalam memilihnya. Karena tidak smua metode kontrasepsi itu dibenarkan dalam agama. IUD atau spiral termasuk salah satu alat kontrasepsi yang tidak boleh dipergunakan. Cara ini tidak diperbolehkan karena ia lebih merupakan suatu cara abortus, bukan kontrasepsi. Sebab, menurut caa kerjanya, alat dari plastik dan kadang-kadang terbalut kawat termbaga ini dimasukkan ke dalam rahim dan selama masih di sana alat tersebut dapat mencegah sel telur yang telah dibuahi melekat ke dinding rahim. Dengan demikian, alat ini bukan lagi mebahan tetapi leih cenderung mencegah sperma yang telah membuahi ovum untuk menempel pada dinding rahim. Dan karenanya pula wanita muslimah tidak diperkenan menggunakan alat kontrasepsi ini untuk mengendalikan kehamilan.

Namun, beberapa wanita mungkin lebih nyaman menggunakan alat kontrasepsi spiral. Ada wanita yang memakai spiral tanpa merasakan gangguan berarti. Tetapi banyak juga yang megakami gangguan : haid lama dan sakit, rasa nyei di perut, mulas-mulas, mungkin perdarahan sewaktu-waktu, spiral dapat keluar dari tempatnya (keluar sendiri) atau pindah tempat (perforasi, masuk ke dalam rongga perut), kemungkianan infeksi dan kehamilan ektopik lebih besar, dsb. Bila dipakai lama, ada kemungkinan menyebabkan kanker rahim. Kalau  wanita memakai psiral namun hamil tentu menjadi urusan dokter dan rumah sakit.

Namun, bagi wanita yang sedang dalam masa kehamilan, bahkan wanita yang belum pernah melahirkan. Fakta-fakta seputar spiral :

1. Pemasangan spiral bisa dilakukan kapan saja, selama wanita tersebut tidak hamil. Biasanya dilakukan test kehamilan terlebih dahulu. Pada saat menstruasi pemasangan spiral lebih mudah, karena leher rahim lebuih lunak saat haid.

2. Saat pemasangan akan terasa sedikit tidak nyaman

3. Pada pemasangan spiral yang dilapisi oleh hormon, dapat timbul sedikit keram yang menetap selama beberapa hari atau berminggu-minggu. Setelah pemasangan biasanya aka timbul suatu flek, jumlah darah haid menjadi berkurang dan 70% wanita diantaranya ada yang mengalami tidak menstruasi setelah 2 tahun pemakaian.

4. Setelah pemasangan spiral lapis tembaga, darah haid mungkin bertambah banyak. Anda akan selalu mendapat haid karena spiral ini tidak dilapisi hormon

5. Jangka waktu maksimal pemakaian spiral lapis hormon adalah 5 tahun.


>>> Ovutest Scope Memudahkan Perencanaan & Penundaan Kehamilan - Alat KB Alami Sebagai Alat Uji Masa Subur Wanita. Bagi yang ingin menunda kehamilan maka lakukan hubungan intim pada saat masa tidak subur, Cukup Satu Alat Seumur Hidup. KLIK DETAIL DISINI!


This entry was posted in Alat KB and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply